Rabu, 08 Agustus 2012

Supervolcano Italia Bisa Picu Bencana Global

Ada ancaman lebih besar dari letusan Vesuvius untuk Italia, Eropa, juga dunia  (TIME| Corbis) 

Ketika Gunung Vesuvius meletus dahsyat pada 24 Agustus 79, dua kota di sekitarnya, Pompeii dan Herculaneum hancur lebur. Awan panas, hujan batu, dan abu yang membara mengubur keduanya. Dan tragisnya, juga mengabadikan saat-saat terakhir mereka. 

Sekitar 1.600 tahun kemudian, secara tak sengaja keberadaan Pompeii ditemukan. Penggalian arkeologis menemukan jasad-jasad manusia yang diawetkan oleh abu, dengan segala pose. Menguak jalanan beku, tempat pelacuran yang dipenuhi fresko erotis, dan banyak bukti peradaban kala itu. Ini sekaligus menjadi pelajaran, sepandai-pandainya manusia, ia bisa takluk oleh alam.

Tragedi Vesuvius relevan kembali diingat, tak hanya karena ia terjadi di bulan Agustus. Tapi karena keberadaan sumber bencana lain yang lebih dahsyat di seberang Teluk Naples, dekat Pompeii.

Para ilmuwan mengungkap keberadaan gunung berapi super, "supervolcano" tersembunyi, yang bisa membunuh jutaan manusia dalam sebuah bencana dahsyat, yang berkali lipat lebih buruk dari letusan Vesuvius. 

Lumpur mendidih dengan uang belerang di area yang dikenal sebagai Campi Flegrei atau Phlegraean Field, yang berasal dari Bahasa Yunani yang berarti "terbakar" -- adalah penandanya. 

Campi Flegrei saat ini menjad daya tarik wisatawan di Naples. Namun, para ilmuwan jauh-jauh hari memperingatkan, zona aktivitas seismik intensif, yang dikira sebagai "pintu neraka" oleh orang di masa lalu, bisa menyebabkan bahaya besar bersifat global, yang bisa merenggut jutaan nyawa. 

Atau secara harafiah, jutaan orang kini tinggal di atas gunung berapi super yang berpotensi meletus di masa depan.

"Area ini bisa menimbulkan letusan yang memiliki efek bencana global, sebanding dengan dampak meteorit besar," kata Giuseppe De Natale, kepala proyek pengeboran dalam bumi untuk memantau "kaldera" cair tesebut.

Sebagai perbandingan, salah satu dampak meteorit besar telah menyebabkan kepunahan dinosaurus 65 juta tahun lalu. Ledakan dahsyatnya melontarkan puing dan debu ke atmosfer, menutupi cahaya matahari. Kegelapan pun menyelimuti bumi. 

Untuk mempelajari gunung berapi besar, para ilmuwan berencana mengebor dengan kedalaman 3,5 kilometer di bawah permukaan tanah untuk memantau ruang besar berisi batuan cair panas, sekaligus untuk memberikan peringatan dini soal potensi bahaya jika kaldera selebar 13 kilometer itu erupsi. 

Campi Flegrei sejatinya mirip dengan kaldera supervolcano Yellowstone di Amerika Serikat, negara bagian Wyoming, yang bisa menghancurkan dua pertiga AS jika meletus dengan kekuatan penuh. Namun lebih mengkhawatirkan karena area itu dihuni oleh 3 juta orang. 

"Untungnya, sangat jarang bagi area seperti ini erupsi dalam kapasitas penuh, sejarang peristiwa meteorit besar menghantam bumi," kata De Natale kepada Reuters.

"Namun, untuk beberapa tempat, khususnya Campi Flegrei, yang padat penduduk, letusan sekecil apapun akan berisiko bagi masyarakat," kata ilmuwan dari Observatorium Vesuvius, Institut Geofisika dan Vulkanologi Italia itu. "Itu mengapa Campi Flegrei mjutlak harus dipelajari dan dipantau."

Namun, proyek yang didanai pihak multinasional, International Continental Scientific Drilling Programme justru dikritik oleh para ilmuwan lokal. Mereka menduga, bisa jadi pengeboran justru memicu erupsi berbahaya. 

Bahkan Dewan Kota Baples pernah memblokade proyek tersebut pada 2010 lalu. Namun, walikota baru, Luigi De Magistris memberikan lampu hijau. 

De Natale membantah anggapan itu. Dia mengatakan, pengeboran sangat aman dilakukan. Sama dengan alat yang dikirim menghujam ke kedalaman tanah dalam pengeboran tambang yang dilakukan bahkan sebelum tahun 1980-an.


Selasa, 07 Agustus 2012

Lapisan Ozon Menipis Timbulkan Kanker Kulit Pada Ikan

ikan,purba,langka,coelacanth
Wikimedia Commons
Kanker kulit ternyata tidak hanya diderita oleh manusia, ternyata ikan pun dapat terserang. Kasus pertama kanker kulit menyerang populasi ikan trout di Australia. Kasus yang menyerang ikan laut ini mirip dengan melanoma yang menyerang manusia. Melanoma merupakan kanker kulit yang berasal dari sel-sel penghasil pigmen.

Ikan trout hidup di Australia Great Barrier Reef, lokasi ini langsung berada dibawah lubang ozon Antartika. Lubang ozon ini terbesar di dunia yang merupakan hasil penipisan ozon di atmosfer, yang berfungsi melindungi manusia dari pengaruh buruk sinar matahari.

Peneliti dari Newcastle University di Britania Raya, Michael Sweet, mengungkapkan, penelitian lebih lanjut dibutuhkan guna mengetahui penyebab yang pasti dari kanker kulit ini. "Akan tetapi dengan menghilangkan beberapa faktor seperti mikroba patogen dan polusi laut, radiasi sinar ultraviolet seperti menjadi penyebabnya," kata Sweet.

Sweet beserta rekannya meneliti 136 trout umum (Plectropomus leopardus) dan menemukan 15 persennya terserang kanker kulit. Kanker ini ditunjukkan dengan lesi gelap pada kulit mereka. Lesi tersebut berukuran bermacam-macam tak terukur, mulai dari ukuran kecil hingga besar.

"Kami telah meneliti ikan dengan teliti namun hanya bagian permukaan saja yang terserang melanoma. Ini artinya kanker tidak menyerang bagian kulit yang lebih dalam, jadi lesi hanya di bagian permukaan. Pada dasarnya, ikan berada dalam kondisi sehat," kata Sweet

Lesi pada ikan trout ini hampir identik dengan kanker kulit pada manusia. Jika melanoma menyebar, ikan-ikan kemungkinan akan menunjukkan tanda-tanda adanya suatu penyakit seperti menjadi kurang aktif dan makan dengan porsi yang lebih sedikit.
Bukan tidak mungkin masih banyak lagi ikan troat yang terserang melanoma, karena radiasi benar-benar dapat merusak kulit mereka. Ikan ini juga sering dijadikan objek percobaan untuk meneliti kanker kulit yang biasanya menyerang manusia.

Matahari Terbit Candi Borobudur Memukau Dunia



Candi Borobudur di tengah kabut pagi(ANTARA/Anis Efizudin)
Di keheningan Borobudur, sesaat sebelum fajar menyingsing. Dari ufuk timur, muncul semburat cahaya jingga dari balik Gunung Merapi. Matahari pun perlahan muncul dan menebarkan sinar keemasan yang menyingkirkan kabut, memantul dengan indah di stupa dan lorong candi. Menerangi wajah damai Sang Budha.

Menyaksikan matahari terbit dari candi Budha terbesar di dunia itu adalah pengalaman yang luar biasa, bahkan untuk sebagian orang, menggetarkan jiwa.

Untuk itulah situs CNN Go Juni lalu menempatkan Borobudur kala matahari terbit di peringkat pertama 27 tempat yang wajib dikunjungi sebelum mati, yang akan kembali mengingatkan betapa luar biasanya dunia.

Borobudur mengalahkan serangkaian tempat ternama dunia, misalnya Taj Mahal yang ada di urutan 15, Petra di Yordania di urutan 21, atau Sydney Harbour di peringkat 12. 

Ini adalah prestasi ketiga Borobudur setelah mendapatkan status Situs Warisan Dunia UNESCO dan rekor Guinness World Records sebagai situs arkeologis Candi Budha terbesar dunia. 

Menanggapi itu, Direktur Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur Prambanan Ratu Boko (Persero), Purnomo Siswoprasetjo mengaku sangat bangga. Borobudur kembali diakui dunia. 

"Terutama untuk sunrise-nya. Karena Candi Borobudur merupakan tempat yang paling indah untuk menikmati matahari terbit. Ini yang menilai adalah CNN," kata dia kepada VIVAnews, Senin, 6 Agustus 2012.

Penilaian tersebut, dikatakan dia, dilakukan secara independen oleh CNN. Selain itu, peringkat Borobudur yang bertengger di urutan pertama itu berhasil mengalahkan sejumlah obyek wisata di dunia.

"Yang di bawah Borobudur itu masih banyak sekali. Bahkan bisa mengalahkan Taj Mahal yang peringkatnya ada di bawah Borobudur," tuturnya.

Dengan hasil itu, ia pun mengaku sangat mengapresiasi hasil penilaian tersebut. Pihaknya juga akan menjaga supaya turis yang datang tetap bisa dilayani dengan baik.

"Kita berharap jumlah turis yang datang ke Borobudur semakin banyak. Pastinya hasil penilaian dari CNN sebagai tempat paling indah akan menambah kunjungan wisatawan," ujar dia. Daftar 27 peringkat CNN bisa dilihat di SINI

Manfaatkan Puasa Untuk Mengurangi Serangan Jantung

Puasa adalah salah satu bentuk ibadah kepada Allah SWT bagi umat islam. Semua orang muslim yang sudah balig dan mampu diwajibkan untuk puasa. Ternyata bukan hanya bermanfaat untuk ibadah, puasa juga memiliki manfaat kesehatan yang sangat menakjubkan. Banyak manfaat yang didapat dari puasa, salah satunya adalah untuk mengurasi resiko terkena serangan jantung.

Serangan jantung merupakan salah satu penyakit yang banyak membunuh manusia. Mengingat betapa berbahayanya penyakit ini, banyak orang melakukan berbagai cara untuk mengobatinya, bahkan ada yang hingga mengeluarkan banyak uang untuk mengatasinya. Bagi anda yang memiliki resiko terkena serang jantung, Puasa bisa menjadi salah satu solusi mengatasinya. Studi yang dilakukan pada partisipan Uni Emirat Arab selama Ramadan tahun lalu menunjukkan berpuasa menyebabkan peningkatan dalam profil lipid, sehingga sangat mengurangi risiko stroke dan serangan jantung. Hasilnya, terdapat penurunan rata-rata 15 persen pada tingkat trigliserida (TG) dan 10,9 persen penurunan pada kolesterol low-density lipoprotein (LDL). Keduanya merupakan faktor risiko untuk serangan jantung.

Dari hasil keseluruhan, kadar TG turun sebesar 15,5 persen menjadi rata-rata 161,89 mg/dl dari sebelumnya 191,6 mg/dl diambil dua minggu sebelum awal puasa. Sementara itu, tingkat HDl rata-rata atau kolesterol baik melonjak sebesar 11 persen dari 37.1 mg/dl ke 41.19 mg/dl. Penelitian secara konsisten menunjukkan kenaikan rata-rata kolesterol baik (HDL) , sedangkan LDL dan trigliserida menurun. Hal ini akan mengurangi risiko menderita penyakit jantung. Profil lipid adalah ukuran kolektif kolesterol total seseorang, yaitu kolesterol high-density lipoprotein (HDL, atau kolesterol baik), LDL (kolesterol jahat) and TG (triglycerides, bentuk lemak yang ditemukan dalam darah. Secara umum, HDL yang lebih tinggi dapat memangkas risiko serangan jantung, sementara LDL dan TG yang tinggi justru membuat orang rentan terhadap serangan jantung.

Mona Lisa Tanpa Busana, Karya Kontroversial Leonardo da Vinci

Lukisan yang diberi nama Nude Gioconda ini ditemukan dalam perpustakaan privat dan tersembunyi selama seabad.

nude gioconda,mona lisa,mona lisa bugil,leonardo da vinci,nude gioconda dari museo ideale leonardo da vinci cat di panel dipindaNude Gioconda. Cat di panel dipindah dari panel aslinya ke kanvas. Kemudian diaplikasikan lagi ke panel lain berdimensi 74,6 x 58 cm. Baru saja ditemukan dan dipamerkan setelah proses konservasi. Semburat putih di bagian tengah merupakan hasil suntingan NGI. (Dok.Museo Ideale Leonardo Da Vinci)
Leonardo da Vinci, seniman kenamaan Italia, menghasilkan karya emas dalam wujud lukisan Mona Lisa. Diperkirakan, lukisan berdimensi 77 x 53 sentimeter ini dihasilkan antara tahun 1503-1519.

Namun, kini muncul kontroversi, sejauh mana Leonardo melukiskan Mona Lisa dalam berbagai posisi. Ini karena ditemukannya lukisan yang mirip Mona Lisa namun dalam kondisi tanpa busana.

Lukisan yang diberi nama Nude Gioconda ini ditemukan dalam perpustakaan privat dan tersembunyi selama seabad. Kini, Nude Gioconda dipamerkan di Museo Ideale, kota Tuscan, Vinci, Italia. "Nude Gioconda (atau Mona Lisa Telanjang) dilahirkan oleh Leonardo (da Vinci)," kata Presiden Asosiasi Internasional Leonardo Da Vinci, Museo Ideale, Agnese Sabato, dalam emailnya pada National Geographic Indonesia, Juli 2012.

"Dilukis dengan kolaborasi bersama salah satu murid, kemungkinan besar Gian Giacomo Caprotti atau yang biasa dikenal dengan nama Salai," tambahnya.

Perempuan di lukisan ini tidak terlalu mirip dengan Mona Lisa sesungguhnya. Namun, menurut Alessandro Vezzosi sebagai Direktur Museum, ada banyak kesamaan antara lukisan ini dengan Mona Lisa. Di antaranya tampilan depan, posisi tangan, konsepsi spasial lanskap, dan kolom di bagian pinggir. "Menunjukkan hubungan jelas dengan tema ikonik Mona Lisa," ujar Vezzosi pada tahun 2009.

Lukisan bernilai ini tadinya milik paman dari mantan penguasa Prancis Napoleon Bonaparte, Cardinal Joseph Fesch. Dipajang indah di dinding kayu perpustakaan pribadi Fesch selama hampir satu abad sebelum berpindah tangan ke keluarga Napoleon lainnya.

Seorang pecinta seni yang hanya disebut bernama Si Kardinal menjadi pemilik berikutnya dari lukisan ini. Terbukti dari catatan bertuliskan tahun 1845. Si Kardinal membeli "Potret Mona Lisa, gundik dari Francis I, karya Leonardo da Vinci" dari keluarga aristokrat kaya Roma.

Sesudah kematian Kardinal, lukisan ini kemungkinan besar dibeli oleh Napoleon III. Hingga akhirnya jatuh ke tangan Count Giuseppe Primoli, keturunan dari Luciano Bonaparte, saudara laki-laki Napoleon.

Menurut Vezzosi, lukisan bugil ini kemungkinan adalah bagian dari seri potret erotik yang dihasilkan Leonardo dan muridnya, Tidak pernah ditunjukkan ke publik karena dianggap kurang patut. Lukisan ini disebut juga "Monna Vanna", versi Mona Lisa tanpa baju bagian atas dan kerap dianggap potret dari seorang gundik atau pelacur.


Sumber: Mona Lisa Tanpa Busana, Karya Kontroversial Leonardo da Vinci

Senin, 06 Agustus 2012

Cacing Aneh Ini Memiliki 60 Mata

Cacing aneh bermata 60
Ini adalah salah satu mahluk paling aneh yang pernah ditemukan. Para ilmuwan mengungkap spesies baru cacing pipih yang unik.

Binatang unik ini memiliki 50 sampai 60 mata, yang semuanya berdesakan di tubuhnya yang mini, hanya sepanjang 12 milimeter.

Binatang ini ditemukan di padang rumput dekat Cambridge, Inggris, yang dijuluki “tempat paling terdokumentasi di muka bumi”.

Cacing tersebut ditemukan oleh Brian Eversham, direktur eksekutif Wildlife Trust untuk Bedfordshire, Cambridgeshire, dan Northamptonshire.

Invertebrata aneh itu awalnya dianggap sebagai keturunan Antipodean, sekaligus juga kerabat dekat dari spesies yang ditemukan di Irlandia Utara yang disebut Kontikia Andersoni.

“Aku mengambil gambar satwa liar pada Minggu pagi lalu beralih ke potongan kayu, dan menjumpai cacing lucu itu,” kata dia seperti dimuat Daily Mail.

Eversham menambahkan, cacing yang ia temukan mirip cacing yang ditemukan di Irlandia Utara. “Inggris adalah negara terbaik untuk mendokumentasikan kehidupan satwa liar, sangat tidak biasa untuk menemukan spesies yang belum pernah dilihat sebelumnya di sini,” kata dia.

Apalagi Inggris, dia menambahkan, tak seperti negara tropis dan wilayah kurang dikenal di dunia di mana jutaan spesies belum terdokumentasikan.

Atau Selandia baru yang menjadi “pusat” keanekaragaman cacing pipih, yang iklimnya kebetulan sangat mirip dengan Inggris.

Sementara Ahli biologi yang relevan, Dr Hugh Jones meyakini, mahluk itu adalah spesies yang benar-benar baru, yang belum pernah dideskripsikan sebelumnya.

Dr Jones, patner ilmiah Museum Sejarah Alam Inggris mengatakan, ia hanya melihat satu contoh lain dari cacing serupa, spesies tunggal yang ditemukan di Belanda April lalu.

Sementara, seperti dimuat BBC, Jones berharap segera menginvestigasi spesies dengan mempelajari kelamin hewan itu. “Itu alat diagnostik terbaik ketika mengidentifikasi cacing pipih,” kata dia.


Minggu, 05 Agustus 2012

Fenomena Langka "Bulan Biru"


Pada bulan Agustus ini, kita mendapat kesempatan langka, yaitu menyaksikan dua kali bulan purnama. Bulan purnama pertama berlangsung pada 1 Agustus dan diikuti bulan purnama kedua pada 31 Agustus. 


Sejumlah almanak dan kalender menyatakan, ketika dua purnama terjadi dalam satu bulan kalender, maka purnama kedua disebut sebagai bulan biru. Kendati disebut bulan biru, bukan berarti bulan akan berwarna biru. 



Bulan purnama pada malam itu akan tampak sama seperti bulan purnama biasa. Permukaannya putih bercahaya. Namun sebenarnya, bulan memang bisa berubah warna dalam kondisi tertentu. 



Setelah kebakaran hutan atau letusan gunung api, bulan akan tampak kebiruan, bahkan keunguan. Partikel abu dan jelaga, yang terlontar jauh hingga ke atmosfer Bumi, dapat membuat bulan tampak kebiruan. 



Asap dari kebakaran hutan yang meluas di barat Kanada menciptakan bulan berwarna biru, yang terlihat di seluruh kawasan timur Amerika Utara pada akhir September 1950. Letusan besar Gunung Pinatubo di Filipina pada Juni 1991 menyebabkan bulan, bahkan matahari, berwarna kebiruan di seluruh dunia. 



Istilah “bulan biru” pada peristiwa dua purnama dalam satu bulan kalender sebenarnya muncul pertama kali pada 1824 dan merujuk pada kejadian langka, meski cukup sering terjadi. Bulan biru terjadi setiap 2,66 tahun. Pada 1999, peristiwa itu terjadi dua kali dalam rentang waktu cuma tiga bulan. 



Namun tak semua orang dapat menyaksikan bulan biru pada Agustus ini. Bagi orang yang tinggal di wilayah Kamchatka di Timur Jauh Rusia serta warga Selandia Baru, purnama akan berlangsung setelah tengah malam, sehingga jatuh pada 1 September. 



“Bagi mereka, bulan biru baru terjadi pada bulan September. Sebab, pada bulan itu, mereka menyaksikan dua purnama,” kata Joe Rao, instruktur dan dosen tamu di Hayden Planetarium, New York. “Anda harus menunggu sampai 30 September untuk menyatakannya sebagai bulan biru.”

Sumber: Tempo.co